Setelah semua file installer wordpress ada dalam public_html dan databasenya sudah dibuat, wordpress sudah siap diinstall di hosting kamu.. pada address bar browser yang kamu pakai ketikkan alamat domain kamu, misal http://www.rumono.co.cc.. tekan Create a Configuration File pada halaman yang ditampilkan

Sebuah pesan akan muncul karena permissions direktori public_html tidak diset full permissions..

Kamu bisa mengubahnya dengan login terlebih dahulu ke hosting, http://members.000webhost.com/login.php, tekan Go to CPanel, kemudian pilih File Manager.. Beri tanda centang pada direktori public_html kemudian tekan Chmod.. pada halaman Chmod directories and files yang muncul tandai semua kotak check dan tekan tombol Set all permissions sehingga nilai pada Chmod value menjadi 777..
Tetapi cara ini agak berbahaya karena semua file dalam kondisi ‘terbuka’ sehingga mudah diotak-atik hacker.. Cara lainnya yang lebih aman, dengan membuat sebuah file bernama wp-config.php lewat menu New file. Sebelumnya buka isi file wp-config-sample.php dengan memberi tanda ‘centang’ di kotak sebelah kirinya, kemudian tekan edit

Blok semua kode program yang ada di dalamnya (atau tekan keyboard Ctrl+A secara berbarengan), kemudian tekan keyboard Ctrl+C secara berbarengan untuk meng-copy kode tersebut. Segera tekan tombol Back untuk kembali ke direktori public_html, pilih menu New file.. pada halaman yang ditampilkan hapus kode yang ada kemudian tekan keyboard Crtl+V secara berbarengan untuk mem-paste kode program yang tadi di-copy dari wp-config-sample.php

Lihat kembali informasi tentang database yang kemarin lusa kamu buat.. kemudian ganti kode putyourdbnamehere (di sebelah ‘DB_Name’) dengan nama database kamu, misalnya database saya namanya a1379195_data.. kode usernamehere (di sebelah ‘DB_User’) dengan username database kamu, a1379195_rumono.. kode yourpasswordhere (di sebelah ‘DB_Password’) dengan password database kamu dan terakhir kode localhost (di sebelah ‘DB_Host’) dengan hostname database kamu , mysql13.000webhost.com.. Untuk hosting berbayar kode yang terakhir (localhost) biasanya tidak perlu diganti.. kode program yang lain dibiarkan saja seperti itu.. Ketikkan nama file, wp-config.php, pada kolom New file name: (paling atas tengah) dan tekan tombol Save (gambar disket).. sekarang file ini telah tersimpan dalam direktori public_html..
Setelah semua siap, masukkan kembali alamat domain kamu kemudian seperti langkah pertama di atas tekan tombol Create a Configuration File untuk segera menginstall wordpress..

Isikan judul website dan email kamu kemudian tekan tombol Install WordPress.. Hosting kamu sudah berhasil terinstall wordpress jika ada pesan seperti gambar di bawah ini..

Untuk mengatur website, kamu perlu user berstatus administrator, wordpress membuatkan sebuah user administrator dengan nama admin berikut password-nya. Password yang diberikan wordpress mungkin tidak bisa diingat bahkan kadang-kadang terdiri dari huruf/karakter yang tidak ada dalam keyboard.. makanya copy dulu password itu kemudian baru tekan tombol Log In.. Setelah login kamu bisa mengganti password itu..

Masukkan user admin dan paste password yang tadi kamu copy ke kotak isian password kemudian tekan tombol Log In.. pada halaman Dashboard yang muncul, cari menu User, pilih Your Profile kemudian scroll halaman ke bagian paling bawah dan isikan password baru untuk user admin ini agar kamu tidak lagi kesulitan dengan password pada saat login.. Jangan lupa untuk menekan tombol Update Profile setelahnya..

Untuk masuk kembali ke halaman Dashboard ketikkan http://namadomain/wp-admin pada address bar browser, misalnya http://www.rumono.co.cc/wp-admin. Tampilan website kamu untuk kali pertama seperti gambar di bawah ini

Nuwun..
