Hal pertama yang dilakukan setelah menginstall suatu program biasanya menyesuaikan program tersebut agar sesuai dengan selera kamu. Begitu juga dengan WordPress yang baru saja terinstall dalam hosting kamu, karena pada dasarnya WordPress sama dengan program, kamu perlu mengubah settingan-nya agar website (dengan WordPress) bekerja sesuai dengan keinginan kamu.
Masuklah ke halaman Admin, WordPress menyebutnya halaman Dashboard, dengan mengetikkan http://namadomain/wp-admin pada address bar browser, misalnya http://www.rumono.co.cc/wp-admin. Masukkan user dan password-nya, misalnya pakai user Admin

Jika lupa dengan password-mu tekan Lost your password? kemudian masukkan alamat email pada kotak isian yang tersedia dan tekan tombol Get New Password. Selanjutnya WordPress akan mengirimkan password baru lewat emailmu.

Cek email kamu dan loginlah kembali.. Setelah berhasil login, halaman Dashboard seperti gambar di bawah ini akan ditampilkan

Setidaknya ada 8 menu di sana, karena judulnya mau nyetting ulang wordpress, maka untuk saat ini perhatikan saja menu Setting.
1. Submenu General
Submenu General berguna untuk mengatur setting-an yang bersifat umum dari website.
![]()
Blog Title, merupakan judul website yang akan ditampilkan pada title/header bowser dan juga akan muncul sebagai hyperlink pada search engine (misalnya Google) ketika halaman webiste kamu ditemukan. Usahakan tidak lebih dari 10 kata dan hindari kata-kata yang kurang bermakna seperti ‘dan’, ‘yang’ dan sejenisnya.
![]()
Tagline, biasa juga dikenal dengan meta tag description, menjelaskan deskripsi singkat tentang website. Sebaiknya jangan terlalu panjang, cukup satu atau dua kalimat yang menggambarkan isi website. Search engine Google kabarnya tidak lagi menggunakan meta tag ini dalam meng-indeks pencarian halaman website, tetapi beberapa search engine lain masih menggunakannya, jadi nggak ada salahnya ditulis dan pikirkan kalimat yang tepat.

WordPress address dan Blog adress merupakan alamat URL halaman dari website, alamat ini akan dipanggil ketika judul blog/halaman home ditekan.
![]()
E-mail address, digunakan untuk komunikasi website dengan pemilik website/admin. Adanya komentar, contact dari pengunjung atau user yang mendaftarkan diri ke website kamu diinformasikan lewat email ini.

Membership, memungkinkan pengunjung untuk mendaftarkan diri sebagai anggota website jika kamu memberi tanda ‘centang’. Sistem keanggotaan ini penting artinya ketika website kamu dilengkapi fasilitas forum atau nantinya jika kamu ingin menerapkan aturan, misalnya hanya pengunjung yang terdaftar saja yang bisa men-download file.
New User Default Role, status akses user/anggota baru yang terdaftar harus ditentukan jika kamu mengizinkan pengunjung menjadi anggota. Administrator, merupakan penguasa utama website – bisa melakukan apa saja, sebaiknya pemilik web saja yang mempunyai status ini. Editor, mempunyai hak untuk membuat, mengedit, menghapus, mempublikasikan artikel termasuk artikel penulis lain, mengelola komentar, mengatur kategori artikel, link dan men-download file. Author, hanya mampu membuat, mengedit, menghapus dan mempublikasikan artikel sendiri dan men-download file. Contributor, bisa membuat dan mengedit artikel sendiri tetapi tidak bisa mempublikasikannya. Subcriber, merupakan pengunjung biasa yang bisa membaca artikel dan memberikan komentarnya, secara default user baru diberi status ini. Status user bisa diubah dalam menu Users.
Timezone, secara otomatis bernilai UTC+7 yang merupakan zone Waktu Indonesia bagian Barat. Date Format, Time Format, adalah format tanggal dan waktu yang akan ditampilkan dalam website. Sedangkan Week Start on, menentukan hari pertama pada setiap minggunya. Jangan lupa untuk menekan tombol Save Changes untuk menyimpan perubahan pada setting General.
2. Submenu Writing
Setting-an ini untuk mengatur penulisan artikel, page, atau penambahan link.
![]()
Size of the post box, menentukan banyaknya baris yang ditampilkan dalam kotak editing artikel/page, semakin besar nilai yang berikan maka ukuran kotak editing makin besar. Secara default ukurannya adalah 10 baris, untuk memahami maksudnya, coba buat sembarang artikel dengan menu Posts -> Add New dan ketikkan beberapa kalimat. Misalnya seperti gambar di bawah, terlihat kotak editing artikel berukuran 10 baris.

Formatting, jika kamu memberi tanda ‘centang’ pada kotak ceklist pertama maka penulisan <code>:-)</code> diubah menjadi simbol seperti ini .
![]()
Untuk mencobanya buat sebuah artikel dengan menu Posts -> Add New, kemudian pilih tab HTML dan ketikkan huruf-huruf seperti gambar di bawah ini. Jika ditulis dalam tab Visual maka penulisan <code>:-)</code> akan dianggap sebagai kalimat. Tekan Preview untuk melihat tampilan artikel..

Ceklist Formatting yang kedua, WordPress should correct invalidly nested XHTML automatically, sejujurnya saya tidak mengerti manfaatnya.
![]()
Default Post Category, artikel yang ditulis dalam WordPress biasanya dikelompokkan dalam suatu kategori artikel (mengenai kategori artikel akan saya bahas dalam menu Posts), misalnya artikel ini saya masukkan dalam kategori WordPress. Jika pada saat penulisan artikel kamu lupa menentukan kategorinya maka secara otomatis artikel tersebut akan masuk dalam kategori sesuai nilai dalam Default Post Category (contoh di atas : Uncategorized). Kamu bisa mengubahnya, misalnya Oret-oretan, jika sudah membuat kategori Oret-oretan dan mengubah nilai Default Post Category menjadi Oret-oretan.
![]()
Default Link Category, sama dengan default post category tetapi untuk menentukan default kategori link

Kedua ceklist Remote Publishing di atas memungkinkan penulisan artikel dengan sofware lain, misalnya dengan Windows Live Writer atau Scribe Fire (add-on Firefox). Hal ini penting untuk kamu yang akses internetnya terbatas baik dari sisi kecepatan maupun kapasitas. Jadi artikel tidak ditulis melalui menu Posts tetapi dengan software tersebut di komputer lokal dan dalam keadaan tidak connect dengan internet, jika artikel sudah siap dipublikasikan kamu baru connect ke internet sehingga lebih cepat dan hemat. Tekan tombol Save Changes untuk menyimpan perubahan submenu ini.
3. Submenu Reading
Submenu Reading untuk mengatur tampilan halaman depan (home) bagi para pengunjung.

Front page displays, menentukan materi apa yang ditampilkan sebagai halaman depan. Untuk website pribadi yang terdiri dari banyak artikel biasanya dipilih Your latest posts, yaitu menampilkan artikel paling terakhir (terbaru). Jika website itu lebih banyak page yang statis (isinya itu-itu aja, misalnya website perusahaan atau institusi) maka halaman depan biasanya ditampilkan profil perusahaan atau produk unggulannya, pilih A static page dan tentukan page-nya pada Front page (misal page profil) dan Posts page (misalnya page produk).
![]()
Blog pages show at most, menentukan banyaknya artikel yang ditampilkan di halaman depan.

Jika webiste kamu mengaktifkan widget RSS Feed (mengenai widget akan dibahas pada artikel lain), maka jumlah artikel yang di-sindikasikan sebanyak nilai dalam Syndication feeds show the most recent, secara default bernilai 10 artikel. Dan tiap artikel yang di-sindikasikan ditampilkan sesuai pilihan For each article in a feed show, lengkap (Full text) atau ringkasannya saja (Summary). Tekan tombol Save Changes untuk menyimpan perubahan submenu ini.
4. Submenu Discussion
Submenu ini untuk melakukan pengaturan komentar pada artikel dari pengunjung.

Ketiga ceklist Default article settings di atas, dua yang pertama akan memberikan pesan lewat email jika ada blog lain melakukan link artikel di atau ke blog kamu dan melakukan proses pingbacks/trackbacks, sedang yang terakhir mengijinkan pengunjung memberikan komentar pada sebuah artikel.

Other comment settings, beri tanda ‘centang’ pada Comment author must fill out name and e-mail jika kamu mewajibkan penulis komentar untuk mengisi nama dan alamat email-nya. Jika ceklist Users must be registered and logged in to comment diberi tanda ‘centang’ maka pengomentar artikel harus telah terdaftar sebagai user dan dalam keadaan sudah login, tapi sebaiknya tidak di-’centang’ karena akan menyurutkan niat pengunjung memberikan komentar kecuali untuk artikel-artikel yang memang tidak ingin sembarangan dikomentari. Komentar yang ada bisa diurutkan dari yang paling lama (older) atau paling baru (newer) pada Comment should be displayed with the… comments at the top of each page.
![]()
E-mail me whenever, beri tanda ‘centang’ pada kedua ceklist ini jika kamu ingin dikirimi pesan lewat email pada saat seseorang memberikan komentar dan adanya komentar yang menunggu persetujuan dari pemilik/admin website.
![]()
Before a comment appears, ceklist pertama membuat komentar dari pengunjung harus selalu disetujui oleh user berstatus administrator sebelum ditampilkan dalam artikel. Jika ceklist kedua di-’centang’, komentar akan langsung ditampilkan dalam artikel tanpa persetujuan lagi, kalau sebelumnya pengomentar (dengan nama dan alamat email yang sama) pernah memberikan komentar yang telah disetujui. Ini untuk menghindari komentar sampah (spam) langsung ditampilkan di website.

Comment Moderation, komentar yang mengandung 2 (sesuai nilai dalam kotak isian) atau lebih link akan ditahan menunggu persetujuan dari pemilik web. Kamu juga bisa menahan komentar yang mengandung kata-kata, nama, alamat URL, alamat email atau alamat IP yang dimasukkan pada kotak besar di bawahnya.

Atau kamu juga bisa langsung menolak komentar yang mengandung kata-kata, nama, alamat URL, alamat email atau alamat IP yang dimasukkan pada kotak besar di sebelah kanan Comment Blacklist.
![]()
Sederhananya avatars adalah gambar kecil yang merupakan simbol atau ciri khas dari user, untuk menampilkannya pilih Show Avatars.

Maximum Rating untuk mengatur maksimum rating dari artikel website.

Pilih Default Avatar jika kamu mengaktifkan avatar. Dan terakhir tekan tombol Save Changes untuk menyimpan perubahan pada submenu Discussion.
5. Submenu Media
Submenu Media untuk mengatur gambar yang nantinya akan dimasukkan dalam artikel.
![]()
Pada saat memasukkan gambar dalam artikel, ada empat size (ukuran) gambar yang direkomendasikan yaitu Thumbnail, Medium, Large, Full Size. Tiga size yang pertama, ukurannya sesuai dengan nilai yang dimasukkan dalam Thumbnail size, Medium size dan Large size sedang Full Size sesuai dengan ukuran sebenarnya dari gambar. Satuan ukuran dalam pixel. Sebaiknya buang tanda ‘centang’ pada Crop thumbnail to exact dimensions agar thumb gambar tidak terpotong.

Tekan tombol Save Changes untuk menyimpan perubahan pada submenu ini.
6. Submenu Privacy
Submenu Privacy akan menentukan apakah web kamu ingin terdaftar dan tercantum dalam search engine seperti Google dan lainnya atau bahkan kamu ingin memblok peng-indek-an dari search engine tapi masih bisa dilihat oleh pengunjung.
![]()
Jika blog kamu ingin terkenal dan menyukai pertemanan sebaiknya pilih pilihan pertama.
7. Submenu Permalinks
Submenu ini untuk mengatur alamat URL dari setiap artikel, secara default WordPress memberikan alamat URL artikel sesuai dengan ID artikel tersebut, misalnya http://www.rumono.co.cc/?p=1 untuk artikel yang dibuat pertama kali. Pengaturan ini sebaiknya dilakukan sekali dan tidak menggantinya lagi. Saya menyarankan kamu mengubah settingan alamat URL seperti gambar di bawah ini, alamat URL sesuai dengan judul artikel

Jika suatu saat nanti kamu mengubah kategori dari artikel, alamat URL ini akan tetap sama. Alamat URL untuk artikel ini adalah http://www.havetogether.com/menyetting-ulang-wordpress.html. Tekan tombol Save Changes untuk menyimpan perubahan pada submenu ini.
8. Submenu Miscellaneous
Submenu ini berguna untuk mengatur proses upload file baik berupa gambar, video, maupun file lain.

Masukkan nama direktori di web hosting tempat di mana kamu akan menyimpan file yang akan di-upload dalam Store uploads in this folder, secara default upload file disimpan dalam wp-content/uploads. Beri tanda ‘centang’ pada Organize my uploads into mont-and year-based folders jika kamu ingin file yang diupload dimasukkan dalam direktori sesuai tahun dan bulan pada saat upload file tersebut. Tekan tombol Save Changes untuk menyimpan perubahan pada submenu ini.
Nuwun..
