Bagi yang biasa menggunakan komputer tentu nggak asing lagi dengan copy-paste file, istilah upload sejatinya sama dengan perintah itu (copy kemudian paste). WordPress merupakan salah satu aplikasi web (CMS – Content Management System) yang biasa digunakan untuk membangun website atau blog, berbasis PHP dan berdatabase MySQL. Kelebihan WordPress dibandingkan dengan CMS lain, terutama kemudahan dalam pemakaian dan keleluasaan dalam mem’permak’ tampilan dan fasilitas dalam web yang dibangun, karena ratusan themes dan plugins pendukung WordPress dapat di-download secara gratis. Serta ‘kabarnya’ webblog yang dibangun dengan WordPress sering kali ‘memenangkan pertarungan memperebutkan’ posisi hasil Search Engine, google misalnya, karena WordPress memiliki fitur-fitur yang sangat mendukung Search Engine Optimization (SEO). Cukup sampai di sini ‘ngecap’nya, pokoknya nggak rugi pilih WordPress.. Percayalah..
Seperti aplikasi-aplikasi lain, untuk menjalankan WordPress kamu harus menginstall-nya terlebih dahulu dan karena website bersifat online maka installer ini harus di-upload dalam hosting kemudian diinstall di sana.. Saya akan memakai hosting gratisan yang telah aktif beberapa hari yang lalu.. Sebelumnya download dulu installer WordPress dengan mengunjungi situs http://wordpress.org/download, saat artikel ini ditulis versi terbaru WordPress adalah 2.8.6..
Simpan di komputer kamu, misalnya C:\download.. jika pada saat download kotak dialog ‘Enter name of file to save to…‘ tidak muncul seperti gambar di atas, biasanya file hasil download secara otomatis tersimpan di Desktop komputer. Kamu bisa mengubahnya dengan menyetting ulang firefox seperti gambar di bawah ini
Jika kamu langsung mengupload ke hosting gratisan 000webhost.com dengan menggunakan installer WordPress versi terbaru ini, akan muncul pesan seperti gambar di bawah ini, karena kapasitas maksimal upload di hosting ini adalah 5 MB sekali upload..
Saya berhasil meng-upload dengan versi 2.7.1.. jadul banget ya.. Jika kamu tetap pingin dengan versi terbaru, ekstrak file installer wordpress terbaru itu di komputer kamu dengan software decompressed, misalnya winzip.
Sekarang di folder C:\download terdapat folder wordpress yang berisi file-file installer WordPress. Jadikan semua folder/file selain folder wp-includes menjadi bagian 1 dan folder wp-includes menjadi bagian 2. Blok semuanya kecuali folder wp-includes, klik kanan mouse pada salah satu folder/file yang diblok tersebut dan pilih menu Winzip -> Add to zip file… Selanjutnya pada kotak dialog yang muncul, isikan C:\download\wordpress-2.8.6-part1.zip pada kotak isian yang tersedia dan tekan tombol Add
Lakukan hal yang sama, tetapi kali ini hanya pilih folder wp-includes dan isikan C:\download\wordpress-2.8.6-part2.zip seperti gambar di bawah ini
Kalau kamu tidak berhasil membuatnya baik karena di komputermu tidak software winzip atau langkah-langkah di atas sulit dijalankan, download saja WordPress ver. 2.8.6 part 1 dan WordPress ver. 2.8.6 part 2 dan simpan di komputer kamu.
Setelah installer WordPress siap, loginlah ke web hosting kamu dengan mengetikkan pada address bar browser http://members.000webhost.com/login.php, tekan Go to CPanel dan pilih menu File Manager.. masuklah ke direktori public_html dengan cara mengklik ganda direktori tersebut.
Umumnya file-file yang akan dipublikasikan ditempatkan pada direktori public_html, baik hosting berbayar maupun gratisan. Pada gambar di atas hanya ada satu file, default.php, hapus saja file ini dengan memberi tanda ‘centang’ pada kotak di sebelah kanannya kemudian tekan Delete..
Tekan tombol ‘tanda centang’ untuk menghapus file tersebut, kemudian kembalilah ke direktori public_html dengan menekan tombol Back. Sekarang direktori itu sudah kosong, segera tekan Upload untuk memulai proses upload file ke hosting. Halaman Upload files and archives akan muncul di layar monitormu..
Pastikan direktori yang dituju adalah public_html.. di sana ada dua pilihan yaitu meng-upload Files atau Archives (zip, tar, tgz, gz). Pilihan Files untuk meng-upload file, sedang Archives untuk meng-upload file compressed (zip, tar, tgz, gz) dalam keadaan langsung terekstrak (decompressed) di direktori yang dimaksud.
Sekarang hosting gratisan ini sudah tidak menyediakan fasilitas unzip lagi, jadi masukkan file installer wordpress yang dalam contoh ini telah saya bagi menjadi 2 file, yaitu WordPress ver.2.8.6 part 1 dan WordPress ver.2.8.6 part 2, pada kolom di bawah Archives dengan menekan tombol Browse.. masukkan langsung keduanya dan segera tekan tombol ‘tanda centang’. Jika berhasil, pesan informasi seperti gambar di bawah ini akan ditampilkan
Sekarang semua file installer WordPress telah ada dalam direktori public_html, database-nya juga sudah kamu siapkan kemarin lusa.. So.. tunggu apalagi install segera wordpress di hosting kamu..
Nuwun..
Daftar download untuk artikel ini:
1. WordPress ver. 2.8.6 part 1 (46) - 831.45 KB
2. WordPress ver. 2.8.6 part 2 (44) - 1.39 MB










artikel ini merupakan revisi dari artikel sebelumnya, karena sebelumnya saya memakai installer wordpress versi 2.7.1 dan ada proses move file dari direktori wordpress ke public_html di hosting 000webhost.com…